
UNMER PASURUAN & PEMKOT PASURUAN SINERGI LEWAT KKNT-PPM: KEMBANGKAN 55 UMKM SEKTOR UNGGULAN DAERAH
PASURUAN – Universitas Merdeka Pasuruan bersama Pemerintah Kota Pasuruan menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kerja Sama KKNT-PPM pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Pengembangan Perekonomian Sektor Unggulan Daerah.
Kerja sama tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digawangi oleh Anang Aris Widodo, S.Kom., M.T. selaku Ketua LPPM Universitas Merdeka Pasuruan dan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Pasuruan bersama Bagian Pemerintahan Kota Pasuruan. Kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) dihadiri langsung oleh Dr. Muhammad Misdram, S.Kom., M.M., M.Kom., selaku Rektor Universitas Merdeka Pasuruan, Imam Subekti, S.Sos., M.M., selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Pasuruan, serta Cindy Tri Siwiyanti, S.H., M.Hum., selaku Kepala Bagian Pemerintahan Kota Pasuruan.

Program KKNT-PPM 2026 merupakan kegiatan yang menghubungkan ilmu mahasiswa di kampus dengan kebutuhan masyarakat. Program ini dilaksanakan di 8 kelurahan di Kota Pasuruan dengan melibatkan 55 UMKM binaan dan setiap lokasi didampingi oleh 19 mahasiswa. Kegiatan difokuskan pada pengembangan sektor unggulan masyarakat, seperti kuliner dan makanan olahan, industri logam, perdagangan, serta jasa dan produk lokal. Melalui pendampingan ini, mahasiswa diharapkan dapat membantu UMKM dalam mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat potensi ekonomi masyarakat di Kota Pasuruan.
Pendampingan tersebut meliputi membantu pelaku usaha dalam mengurus legalitas usaha melalui pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), mendukung digitalisasi usaha melalui pendaftaran QRIS, Google Maps, dan pembuatan katalog digital, membantu pemasaran melalui pembuatan video promosi, profil usaha, serta pengelolaan media digital, dan meningkatkan branding produk melalui pembuatan desain logo, banner, stiker, serta kemasan produk. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu UMKM dikenal lebih luas dan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Rektor Universitas Merdeka Pasuruan berharap kerja sama melalui program KKNT-PPM dapat terus berlanjut dan diperluas. “Kami berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dapat berjalan secara berkelanjutan, memberikan manfaat yang lebih luas, serta membantu UMKM Kota Pasuruan berkembang dan naik kelas sehingga mampu mendukung perekonomian daerah,” ungkapnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM. “Kolaborasi ini memberikan dampak nyata bagi UMKM Kota Pasuruan. Kehadiran perguruan tinggi melalui pendampingan mahasiswa menjadi dukungan yang sangat berarti bagi pemerintah, khususnya Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro, dalam membantu UMKM berkembang, meningkatkan kualitas usaha, serta lebih siap menghadapi persaingan. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” sambungnya.
Kedua pihak berkomitmen untuk menguatkan sinergi, melakukan inventarisasi data UMKM binaan dan menyelaraskan program KKNT-PPM dengan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan Indikator Kinerja Utama (IKU). Melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, perguruan tinggi turut berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat kinerja dan dampak nyata kampus bagi masyarakat dan mitra. Kegiatan ditutup dengan diskusi rekomendasi tindak lanjut untuk pelaksanaan KKNT-PPM periode berikutnya agar lebih terintegrasi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.






