
Unmer Pasuruan & DP3AKB Kota Pasuruan Jalin Kerjasama, Sediakan Bantuan Hukum Gratis Untuk Perempuan & Anak Korban Kekerasan
PASURUAN – Komitmen melindungi perempuan dan anak diwujudkan dalam aksi nyata. Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Pasuruan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement MoA tentang Pemberian Jasa Tenaga Ahli Bantuan Hukum di UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Pasuruan, [Kamis/25 Juni 2026].
Penandatanganan ini sebagai tindak lanjut MoU antara Pemerintah Kota Pasuruan dengan Universitas Merdeka Pasuruan yang dilakukan oleh Dekan Fakultas Hukum Unmer Pasuruan Humiati, S.H., M.Hum. dan Kepala DP3AKB Kota Pasuruan Ir. Sahari Putro, M.M. Didampingi oleh Kepala UPT PPA Kota Pasuruan Eko Suryo Ribawanto, S.Psi., SH. Dan Kaprodi Ilmu Hukum Ahmad Sukron, SH., MH. Serta jajaran pimpinan kedua lembaga.
Melalui MoA ini, Fakultas Hukum Unmer Pasuruan akan mengerahkan tenaga ahli bantuan hukum untuk melayani masyarakat di UPT PPA DP3AKB Kota Pasuruan. Ruang lingkup layanan meliputi:
- Pos Bantuan Hukum: Layanan awal bagi perempuan dan anak korban kekerasan yang datang ke UPT PPA
- Pendampingan Hukum: Proses dari pengisian formulir permohonan bantuan hukum, advis hukum, konsultasi, hingga pendampingan di proses hukum
- Daftar Tenaga Ahli: Tim dosen, Alumni dan mahasiswa program klinik hukum FH Unmer Pasuruan yang terdaftar resmi pada Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan
Dekan FH Unmer Pasuruan Humiati, S.H., M.Hum. menegaskan kerja sama ini bentuk pengabdian Tri Dharma. “Kami ingin ilmu hukum tidak hanya di ruang kelas. Mahasiswa belajar langsung menangani kasus, sementara masyarakat dapat akses keadilan tanpa biaya. Ini win-win untuk kemanusiaan dan pendidikan,” ujarnya.
Kepala DP3AKB Kota Pasuruan Ir. Sahari Putro, M.M. menyambut baik kolaborasi ini. “Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak butuh penanganan cepat dan tepat. Dengan dukungan ahli hukum dari Unmer Pasuruan, layanan UPT PPA kami jadi lebih komprehensif. Korban tidak berjalan sendiri.” tegasnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi model sinergi kampus-pemerintah dalam mewujudkan Kota Pasuruan yang ramah perempuan dan peduli anak.















